27/07/2021

Dari Hati

Dari Hati

Analisis Rasio Keuangan

Analisis Rasio Keuangan

Analisis Rasio Keuangan

Pengertian Analisis Rasio Keuangan

Menurut Jumingan (2011, hlm. 118) rasio keuangan yang dianalisis, yaitu:
“Angka yang menunjukkan hubungan antara suatu pos dengan pos lainnya dalam laporan keuangan. Hubungan antara unsur-unsur derajat dinyatakan dalam bentuk matematika sederhana. Rasio tersebut secara khusus tidak signifikan kecuali dibandingkan dengan rasio standar yang layak digunakan sebagai dasar perbandingan. Kecuali jika standar digunakan sebagai tolok ukur untuk interpretasi tolok ukur perusahaan, analis tidak dapat menyimpulkan apakah statistik menunjukkan kondisi yang menguntungkan atau tidak menguntungkan.

Dalam bukunya Harahap (2008, p.297) juga menjelaskan bahwa angka-angka yang diperoleh dalam analisis hubungan keuangan merupakan hasil laporan keuangan dengan pos-pos lain yang berada dalam konteks yang relevan dan bermakna (meaningful). Ukuran keuangan ini hanya menyederhanakan informasi yang menggambarkan hubungan antara item tertentu dan item lainnya. Dengan penyederhanaan ini, dimungkinkan untuk menilai dengan cepat.

Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa analisis rasio keuangan merupakan perhitungan yang dilakukan untuk mendukung dan menginformasikan suatu laporan keuangan dalam bentuk matematis sederhana. Dalam arti, dalam bentuk persentase sederhana dan sejumlah angka, informasi tersebut menggambarkan rasio satu akun ke akun lain yang telah dimasukkan dalam laporan keuangan tahunan untuk suatu periode.

 

Tujuan Analisis Rasio Keuangan

Wild (2005, p. 36) menunjukkan bahwa analisis keseimbangan menawarkan beberapa manfaat, termasuk:

  • Tujuan penghitungan rasio keuangan adalah agar informasi dalam laporan keuangan lebih mudah dibaca dan ditafsirkan.
  • Lebih mudah mengetahui posisi perusahaan diantara industri lainnya.
  • Sebagai bagian dari pengambilan keputusan dan model peramalan.
  • Mengukur standar bisnis.
  • Lebih mudah membandingkan perusahaan dengan perusahaan lain atau mengikuti perkembangan perusahaan secara berkala.
  • Mempermudah bisnis untuk membuat prediksi masa depan.

 

Manfaat Analisis Rasio Keuangan

Harahap (2008, p. 298) berpendapat bahwa ukuran keuangan memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Rasio adalah angka atau ringkasan statistik yang lebih mudah dibaca dan ditafsirkan
  • Ini adalah pengganti yang lebih sederhana untuk informasi dalam laporan keuangan yang sangat rinci dan rumit
  • Mengetahui posisi perusahaan di tengah industri lain
  • Sangat bermanfaat untuk bahan model pengambilan keputusan
  • Lebih mudah membandingkan perusahaan dengan perusahaan lain atau melihat perkembangan perusahaan secara berkala
  • Lebih mudah untuk melihat tren dan membuat prediksi untuk masa depan.

 

Keterbatasan Analisis Rasio Keuangan

Harahap (2013, p.298) menunjukkan bahwa analisis hubungan keuangan tidak hanya memiliki beberapa manfaat, tetapi juga beberapa keterbatasan, yaitu:
1. Kesulitan dalam memilih rasio yang tepat yang dapat digunakan untuk keuntungan operator,
2. Pembatasan akuntansi atau laporan keuangan tahunan juga pembatasan teknik seperti:

  • Materi pelindung untuk kriteria atau laporan keuangan mengandung banyak estimasi dan pertimbangan yang dapat dianggap bias atau subjektif.
  • Nilai dalam laporan keuangan tahunan dan angka-angka kunci adalah nilai perolehan (biaya), bukan harga pasar.
  • Klasifikasi dalam laporan keuangan dapat mempengaruhi angka-angka kunci
  • Metode pencatatan yang dijelaskan dalam standar akuntansi dapat digunakan secara berbeda oleh perusahaan yang berbeda,

3. Jika perhitungan rasio tidak tersedia, perhitungan rasio menjadi sulit.
4. Ini sulit jika data yang tersedia tidak sinkron
5. Dua perusahaan yang dibandingkan tidak boleh menggunakan teknik dan standar akuntansi yang sama. Oleh karena itu, perbandingan dapat menyebabkan kesalahan.

Sumber Rangkuman Terlengkap : SarjanaEkonomi.Co.Id