28/07/2021

Dari Hati

Dari Hati

Royal Golden Eagle Tolong Petani Binaan Mewujudkan Hidup Lebih Sejahtera

Sumber: pexels.com
Usaha mesti dapat memberikan faedah buat penduduk kurang lebih. Dasar itu sering menjadi pegangan Sukanto Tanoto sekalian jadi fundamen buat tiap-tiap unit usaha yang ada di bawah lindungan Royal Golden Eagle, tak kecuali APRIL Kelompok. Sebagai unit usaha RGE, secara konstan APRIL Kelompok lagi jalankan program pertanggungjawaban sosial. Pembimbingan teratur dipertunjukkan serta pengiringan lagi dilaksanakan untuk menolong menaikkan kesejahteraan warga kira-kira.
Satu diantara unit usaha APRIL Group, ialah PT RAPP punyai sebuah program favorit untuk menolong mengentaskan kemiskinan, terutamanya untuk warga yang tinggal di lebih kurang ruangan operasi anak usaha Royal Golden Eagle itu. Program favorit itu namanya One Village One Commodity (OVOC). Suatu program yang fokus pada kemampuan wilayah dengan berpedoman pada peningkatan satu komoditas favorit.
Membina Orang Ciptakan Komoditas Teratas
Program One Village One Commodity (OVOC) pertamanya diimplikasikan di Kampung Penyengat. Penyeleksian Kampung Penyengat selaku kampung binaan tak terlepas dari areanya yang bersisihan dengan tempat operasi PT RAPP dan keadaan ekonominya yang di waktu itu termasuk perlu perhatian.
Saat sebelum salah satunya anak upaya Royal Golden Eagle ini jalankan program One Village One Commodity (OVOC), keadaan ekonomi orang di Kampung Penyengat termasuk cukup memprihatinkan. Banyak penduduknya yang gantungkan hidup dari bagian pertanian. Tetapi karena kebatasan pengetahuan serta perlengkapan, banyak petani Kampung Penyengat yang cuman dapat menciptakan Rp 300 ribu – Rp 500 ribu tiap bulannya.
Rendahnya pemasukan petani Dusun Penyengat pun tidak terlepas dari type tanaman yang ditanamkan. Pada waktu itu, umumnya petani menanam tanaman holtikultura. Walau sebenarnya, tanaman itu termasuk punya nilai jual yang cukup rendah.
Untuk menolong menaikkan kesejahteraan petani Dusun Penyengat, PT RAPP menganjurkan beberapa petani untuk menanam nanas ratu. Ketimbang dengan tanaman holtikultura, nanas ratu mempunyai harga jual yang makin tinggi. Disamping itu nanas tipe ini pula pas dengan situasi tanah di Kampung Penyengat.
Kursus pertanian yang kekinian dikasihkan oleh PT RAPP. Bukan hanya itu, anak usaha Royal Golden Eagle itu pun memberinya kontribusi berwujud bibit, pupuk dan pestisida terhadap petani binaannya.
Budi daya nanas yang diperkenalkan PT RAPP lantas pada akhirnya membawa hasil. Sekitar 96.000 buah nanas sukses dibuat. Bahkan juga banyak petani Kampung Penyengat yang dapat mendapatkan pendapatan sampai Rp 10 juta tiap-tiap bulannya.
Dusun Penyengat tidaklah cuma satu kampung yang udah nikmati manisnya program One Village One Commodity (OVOC). Tidak cuman Dusun Penyengat, Kampung Mungkal telah memulai rasakan hasil mirip.
Memperoleh Penghargaan Definisi Silver
Keberhasilan One Village One Commodity (OVOC) dalam menolong menambah kesejahteraan petani memperoleh animo tinggi dari Corporate Komunitas for Community Development (CFCD). Sebagai wujud animo, penghargaan definisi silver dikasihkan ke PT RAPP dalam sebuah acara berjudul ISDA (Indonesian Sustainability Development Goals Award) yang dipertunjukkan di hotel Bidakara Jakarta pada 9 April 2019 waktu lalu.
Tidak cuman menggapai penghargaan silver, PT RAPP ikut membawa penghargaan definisi gold. Penghargaan itu diberi atas usaha salah satunya unit usaha Royal Golden Eagle ini dalam merealisasikan kesetaraan pengajaran lewat program School Improvement.
Tanggung jawab Royal Golden Eagle dalam menolong tingkatkan kesejahteraan warga seputar selalu akan sama. Program One Village One Commodity (OVOC) sendiri selalu dipertahankan bahkan juga ditingkatkan. Selesai sukses dengan Dusun Penyengat, gapaian program ini makin diperlebar. Sampai sekarang, One Village One Commodity (OVOC) telah berjalan di 4 kabupaten yang mencakup Kampar, Siak, Kep. Meranti dan Pelalawan.